Pemeluk Katolik Merapi prosesi bancak-doyok kala pekan Palma | Cerita Hidup Kita Cerita Hidup Kita Pemeluk Katolik Merapi prosesi bancak-doyok kala pekan Palma - Cerita Hidup Kita

Pemeluk Katolik Merapi prosesi bancak-doyok kala pekan Palma

Pemeluk Katolik Merapi prosesi bancak-doyok kala pekan Palma

Umat salah satu paroki sedang mengikuti misa Minggu Palma
Ilustrasi: Umat salah satu paroki sedang mengikuti misa Minggu Palma
Pengikut Katolik di sektor lereng barat Gunung Merapi Kabupaten Magelang, Jawa lagi, lakukan prosesi pekan Palma bersama memikul properti terbuat bersumber jerami berkeadaan wayang yg mereka sebut juga sebagai bancak-doyok.

Prosesi mereka yg semarak bersama kelapangan cerdik sektor Merapi, pekan itu, bagi mengenang Yesus ketika disambut bani Adam sbg sultan ikut-ikutan Kota Yerusalem bersama menunggangi keledai.

ulama berasal Gereja Paroki Santa Maria Lourdes Desa sumur, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Romo Antonius Abas khasiat Andrianto, menggembleng prosesi tersebut.

dekat prosesi itu, Romo kemustajaban menaiki traktor tangan yg sudah dihiasi bersama hiasan dedaunan dan jerami, pula di sektor depan media pertanian itu dibuat properti bersifat tikus.

tiap-tiap pemeluk menerkam daun palma dekat prosesi. beberapa ratus peserta didik bermula SMA Tarsisius I Jakarta yg tengah menjalani acara "live ini" di desa setempat, ikut pada prosesi pekan Palma.

Mereka mengambil properti mulai sejak jerami berkeadaan wayang yg oleh jemaah setempat dimaksudkan sbg bentuk bancak-doyok. Bancak-doyok merupakan bentuk pada salah tunggal gaya tari tradisional di lingkungan itu.

Prosesi digarap dengan cara mengunggut oleh seniman setempat yg terus pegiat Tim Edukasi Gubug Selo Merapi (GSPi), eksekutor acara "live in" di wilayah setempat, Andreas Susanto.

Lagu-lagu rohani Katolik dilantunkan penganut bersama iringan tabuhan banyaknya bende, menyemarakkan prosesi pekan Palma sejauh lebih kurang tunggal km melintasi daya upaya uzur lantaran dilewati truk pengangkat beton Merapi, asal halaman hunian sidang di lugu Kajangkoso sampai balai GSPi di desa Grogol, Desa Mangunsoko, Kecamatan Dukun.

"Kita berterima kasih, mengenang Yesus yg dielu-elukan yang merupakan sultan, ikut-ikutan Yerusalem. Yesus juga sebagai baginda dekat pandangan hidup kita," kata Romo maslahat tamat memercikkan air suci sbg aba-aba pemberkatan atas daun palma yg diboyong tiap-tiap sidang, sebelum prosesi.

beliau menyebutkan berkenaan keteladanan Yesus sbg administrator yg merakyat, kaya dekat perkelahian sejumlah mungil, dan merenggut mereka bagi beroleh pandangan hidup damai.

Seniman Susanto mengemukakan membungkus prosesi pekan Palma lewat arak-arakan anak Adam sambil mengambil properti yg penduduk setempat sebut sbg bancak-doyok itu, bagi merefleksikan berkaitan kedatangan tokoh panitia yg peduli kepada separo lemah.

sultan tak mesti mewah, ini berkaitan refleksi pamong yg mesti bersikap lumrah, mencintai kehidupan sama seperti peladang mencintai kehidupan. Properti tikus dihadirkan buat menegur bahwa hama pertanian tak butuh dibasmi sebaliknya dihalau atau dikendalikan sebab mereka semula jadi bidang utama pada kehidupan di alam ini," jelasnya.

Related Keyword : minggu palma, makna kamis putih, pekan suci, minggu palma 2017, gambar minggu palma, minggu palma 2017 tanggal berapa, jadwal minggu palma 2017, bahasa inggris minggu palma

Subscribe to receive free email updates:

LifeRiyanto.com